Manado Bisnis

Nikmati berbagai jenis berita indonesia yang fakta dan aktual hanya disini

Tokoh Perempuan Maju Calon Ketua PWI Sulut, Sintya Bojoh Cetak Sejarah

Figur Perempuan Warnai Bursa Ketua PWI Sulut

Dunia jurnalistik di Sulawesi Utara memasuki babak baru dengan munculnya sosok perempuan sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut. Nama Sintya Bojoh kini menjadi sorotan setelah resmi maju dalam bursa kepemimpinan organisasi wartawan tersebut.

Langkah ini dinilai sebagai momentum penting, mengingat selama ini posisi strategis di organisasi pers masih didominasi oleh laki-laki. Kehadiran Sintya membawa harapan baru bagi keterwakilan perempuan di dunia jurnalistik daerah.

Sosok Sintya Bojoh di Dunia Jurnalistik

Pengalaman dan Kiprah

Sintya Bojoh dikenal sebagai jurnalis yang telah lama berkecimpung di dunia media. Ia memiliki pengalaman dalam peliputan berbagai isu, mulai dari sosial, politik, hingga pembangunan daerah.

Rekam jejaknya yang konsisten membuat namanya diperhitungkan dalam kontestasi ini. Dukungan dari sejumlah rekan seprofesi juga menunjukkan kepercayaan terhadap kapasitasnya dalam memimpin organisasi.

Dorong Peran Perempuan

Pencalonan Sintya bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga simbol perubahan. Ia membawa semangat untuk mendorong lebih banyak perempuan berani mengambil peran strategis di bidang jurnalistik.

Menurut sejumlah pihak, kehadiran pemimpin perempuan dapat memberikan perspektif baru dalam pengelolaan organisasi, termasuk dalam memperjuangkan kesejahteraan dan profesionalisme wartawan.

Baca juga : Transaksi QRIS di Sulut Tembus 95 Ribu Selama Ramadan 2026

Peluang dan Tantangan

Maju sebagai calon ketua tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Persaingan dengan kandidat lain, serta kebutuhan untuk merangkul seluruh anggota PWI Sulut menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi.

Namun di sisi lain, peluang untuk mencetak sejarah menjadi motivasi tersendiri. Jika terpilih, Sintya Bojoh akan menjadi perempuan pertama yang memimpin PWI Sulut, sebuah pencapaian yang dapat membuka jalan bagi generasi berikutnya.

Baca juga : Meningitis di Inggris Memakan Korban, Kenali Gejala yang Kerap Dianggap Flu

Harapan untuk Masa Depan PWI Sulut

Pencalonan ini diharapkan membawa angin segar bagi organisasi. Banyak pihak berharap kepemimpinan baru nantinya mampu meningkatkan kualitas jurnalisme, memperkuat solidaritas antaranggota, serta menjaga independensi pers.

Selain itu, kehadiran figur perempuan juga diharapkan dapat memperluas ruang partisipasi dalam organisasi, sehingga PWI Sulut semakin inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan dinamika yang ada, proses pemilihan Ketua PWI Sulut kali ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum penting dalam mendorong perubahan di dunia jurnalistik daerah.

Baca juga : Sejarah Singkat Kelahiran dan Runtuhnya Kekaisaran Jawa Terakhir