Manado Bisnis

Nikmati berbagai jenis berita indonesia yang fakta dan aktual hanya disini

Manado Resmi Jadi Bagian Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Manado kota kreatif UNESCO

Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Utara. Manado resmi masuk jejaring kota kreatif UNESCO, bergabung dengan ratusan kota dunia yang diakui atas kontribusinya dalam seni, budaya, dan inovasi. Pengakuan ini menegaskan identitas Manado sebagai kota multikultural dengan kekayaan budaya dan kreativitas yang terus berkembang.


Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network/UCCN) adalah forum internasional yang mewadahi kota-kota dengan inovasi di bidang musik, kuliner, seni, sastra, hingga desain. Dengan masuknya Manado, Indonesia kini memiliki tambahan kota kreatif setelah Bandung, Pekalongan, Ambon, dan Denpasar.


Keunggulan Manado yang Diakui

Manado dikenal dengan keragaman budaya dan kuliner khas yang menjadi daya tarik utama. Beberapa faktor yang mendukung pengakuan UNESCO antara lain:

  • Kuliner Manado: tinutuan, cakalang fufu, dan sambal roa yang mendunia.
  • Musik tradisional: kolintang dan bia yang menjadi simbol Minahasa.
  • Festival budaya: Manado Fiesta, Festival Bunaken, hingga karnaval multikultural.
  • Multikulturalisme: harmoni antaragama dan keberagaman etnis.

Menurut Kompas, pengakuan ini juga didorong oleh konsistensi pemerintah daerah dalam mempromosikan budaya lokal ke tingkat internasional.

(Baca juga: Musik Bia (Kerang Laut): Instrumen Unik dari Minahasa)


Dampak bagi Manado dan Sulawesi Utara

Status sebagai kota kreatif UNESCO memberi banyak manfaat:

  • Promosi internasional: Manado makin dikenal di kancah global.
  • Peningkatan pariwisata: wisata budaya dan kuliner semakin diminati.
  • Peluang ekonomi kreatif: UMKM lokal mendapat akses lebih luas.
  • Kerja sama global: peluang kolaborasi dengan kota kreatif lain di dunia.

Dukungan Masyarakat Lokal

Kesuksesan ini tidak lepas dari peran masyarakat. Komunitas seni, pelaku UMKM kuliner, dan generasi muda ikut berkontribusi melalui inovasi. Kolaborasi ini membuat Manado layak menyandang status kota kreatif UNESCO.


Kesimpulan

Dengan resmi masuk ke jejaring kota kreatif UNESCO, Manado semakin meneguhkan posisinya sebagai pusat budaya, kuliner, dan inovasi di Indonesia timur. Ke depan, pengakuan ini diharapkan mampu memperkuat identitas lokal sekaligus membuka peluang baru di tingkat global.