Kuliner jalanan Manado menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun warga lokal. Kota yang terkenal dengan cita rasa pedas dan kaya rempah ini menawarkan beragam jajanan khas yang bisa dinikmati di pusat kota, pasar malam, hingga pinggir jalan. Dari bubur tinutuan hingga panada isi cakalang, setiap hidangan menghadirkan kelezatan unik khas Sulawesi Utara.
Tinutuan: Bubur Sehat Favorit Pagi Hari
Tinutuan adalah bubur khas Manado yang terdiri dari sayuran, ubi, dan jagung. Jajanan ini banyak dijual di sudut-sudut kota pada pagi hari. Meski tergolong makanan sederhana, rasa gurihnya berpadu dengan sambal dabu-dabu pedas membuatnya digemari semua kalangan.
Menurut Kompas Travel, tinutuan termasuk kuliner sehat yang populer hingga ke mancanegara.
(Baca juga: Rahasia Kuliner Pedas Manado: Dabu-Dabu, Rica-Rica, dan Cakalang Fufu)
Panada: Roti Goreng Isi Ikan Cakalang
Panada adalah jajanan jalanan berbentuk roti goreng dengan isi ikan cakalang bumbu rica. Rasanya gurih, pedas, dan cocok dijadikan camilan sore hari. Banyak pedagang kaki lima menjual panada hangat dengan harga terjangkau, menjadikannya favorit mahasiswa dan pekerja.
Pisang Goroho: Camilan Unik Manado
Pisang goroho adalah pisang khas Sulawesi Utara yang biasanya digoreng atau direbus, lalu disantap dengan sambal roa pedas. Perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas menjadikannya jajanan unik yang jarang ditemukan di daerah lain.
Pedagang di pasar malam Manado sering menawarkan pisang goroho bersama kopi lokal Minahasa, menciptakan suasana kuliner yang hangat.
Jagung Rebus & Perkedel Nike
Selain makanan berat, kuliner jalanan Manado juga kaya akan camilan tradisional. Jagung rebus yang manis kerap dijajakan di tepi jalan. Sementara itu, perkedel nike—gorengan dari ikan nike kecil khas Danau Tondano—menjadi camilan favorit yang renyah dan gurih.
Menurut Antara News, permintaan perkedel nike meningkat pesat setiap kali festival kuliner digelar di Manado.
Atmosfer Kuliner Jalanan
Kuliner jalanan Manado tidak hanya soal makanan, tetapi juga suasana. Pasar malam, tenda kaki lima, hingga pedagang keliling menciptakan nuansa hangat dan ramah. Wisatawan bisa menikmati makanan sambil bercengkrama dengan warga lokal, merasakan langsung keramahan khas Sulawesi Utara.
Kesimpulan
Kuliner jalanan Manado adalah cermin kelezatan dan kehangatan budaya Sulawesi Utara. Dari tinutuan, panada, hingga pisang goroho, semua menyajikan sensasi pedas yang khas. Tak heran jika kuliner ini menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke Kota Manado.







